RSS

Jaringan Penghubung Pada Jaringan Telekomunikasi

24 Aug

Pada kali ini akan dibahas sebuah jaringan yang menghubungkan antar sentral lokal atau STO.

This slideshow requires JavaScript.

Jaringan penghubung merupakan jaringan yang menghubungkan antar sentral telepon yang berda dalam satu kota. Pada kota besar biasanya terdapat lebih dari satu sentral telepon lokal (multi exchange area) atau Sentral Telepon Otomat (STO). Sentral satu dengan sentral lainnya dihubungkan dengan kabel penghubung atau disebut dengan junction.

Jenis-jenis jaringan penghubung ada 3, yaitu :

1. Jaringan Bintang (Star Network)

Pada jaringan bintang, satu sentral lokal dengan sentral lokal lainnya dihubungkan pada satu sentral Tandem atau sentral Toll. Setiap penyaluran informasi selalu menuju Sentral Tandem/Sentral Toll dan selanjutnya Sentral Toll ini akan menyalurkan infornasi tersebut ke sentral lokal tujuan. Sentral Toll ini sebenarnya adalah sentral lokal yang difungsikan lebih sebagai sentral penghubung.

Berikut bentuk jaringan bintang :

Jaringan Bintang


Pada gambar terlihat bahwa bentuk jaringan bintang. Pada jaringan bintang berlaku hukum banyaknya jaringan penghubung adalah banyaknya sentral dikurangi 1. Sebagai contoh : misalnya terdapat 4 buah sentral, maka banyaknya jaringan penghubung adalah sebanyak 3 buah. Jadi, bila dimisalkan :

N = Banyaknya Sentral

M = Banyaknya Jaringan Penghubung

M = N – 1

Keuntungan :

a. Bentuk jarngan lebih sederhana

b. jumlah jaringan penghubung relatif sedikit

c. Biaya lebih murah

Kerugian :

a. SCR (Success Call Ratio) lebih rendah. SCR merupakan salah satu parameter keberhasilan panggilan.

b. Tidak ada hubungan langsung antar sentral lokal

c. Bila ada kerusakan salah satu junction ‘penghubung’ misalnya putus, maka sentral lokal yang dihubungkan dengan junction tersebut akan terisolir, dengan kata lain tidak terdapat komunikasi dari atau menuju sentral lokal tersebut.

2. Jaringan Mata Jala (Mesh Network)

Suatu sentral dengan sentral lainnya saling dihubungkan oleh junction, sehingga untuk N buah sentral dibutuhkan sebanyak N(N-1)/2 jaringan penghubung.

M = N(N-1)/2

Misalnya, untuk 5 buah sentral, maka dibutuhkan sebanyak 10 buah jaringan penghubung/junction. Berikut gambar jaringan penghubung tersebut :

Jaringan Mata Jala

Bila salah satu saluran penghubung putus/rusak, amka hubungan terhadap sentral lainnya tetap dapaat berjalan atau dengan kata lain sentral tersebut tidak akan terisolir.

3. Jaringan Kombinasi (Bintang dan Mata Jala)

Jaringan kombinasi adalah jaringan gabungan antara jaringan penghubung bintang dan jaringan matajala. Jaringan kombinasi ini banyak digunakan di kota-kota besar.

Berikut gambar jaringan penghubung kombinasi :

Jaringan Penghubung Kombinasi

 

Tags: , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: