RSS

Uji Terima Jaringan Lokal Bawah Tanah Sistem Duct (Tahanan Loop, Tahanan Screen, Tahanan Isolasi dan Tahanan Kontinuitas

21 Mar

SKETSA/GAMBAR KERJA

Abis rapihin data-data sebelumnya, ternyata nemu laporan tugas akhir saat di SMK dulu. Judulnya,

Uji Terima Jaringan Lokal Bawah Tanah Sistem Duct P-5/1600″

MDF – RAE STO Meruya

A. SKETSA/GAMBAR RUANG LINGKUP PROYEK

    

B. SKETSA/GAMBAR PERENCANAAN RUTE JARINGAN LOKAL BAWAH TANAH DUCT P-5/1600″ MDF – RAE STO MERUYA

Ket :
P = Kabel Primer
MH = Manhole

C. SKETSA/GAMBAR KERJA PROYEK


Yah, semoga gambar2 ini bisa membantu.

  1. Pengukuran Uji Terima Awal
  2. Pengukuran Kontinuitas

Langkah kerja :

  • Buat acuan bahwa pada MDF adalah ujung awal/dekat dan pada RK adalah ujung akhir/jauh
  • Pada RK setiap klem dishort
  • Alat ukur yang digunakan adalah multi meter
  • Lakukan pengecekkan kondisi multi meter
  • Atur saklar multi meter ke loudspeaker atau ringtone
  • Koneksikan probe multi meter ke ujung dekat (struk P-5/1600” MDF – RAE STO Meruya)
  • Multi meter akan berbunyi bila saluran/klem tersebut baik (continue)
  • Catat status kondisi klem/saluran tersebut
  • Lakukan pengukuran kontinuitas pada setiap klem P-5/1600” MDF – RAE STO Meruya
  1. Pengukuran Tahanan Loop

Langkah kerja :

  • Pada ujung jauh biarkan dishort
  • Atur multi meter pada channel Ω (ohm)
  • Atur saklar multi meter pada loudspeaker atau tahanan tertentu
  • Koneksikan probe pada multi meter ke ujung dekat (struk P-5/1600” MDF – RAE STO Meruya)
  • Lihat pemunculan nilai pada display multi meter
  • Nilai tersebut merupakan nilai hasil ukur tahanan loop pada klem/saluran yang diukur
  • Catat nilai tersebut sebagai tahanan loop klem/saluran yang diukur tersebut
  • Lakukan pengukuran tahanan loop pada setiap klem P-5/1600” MDF – RAE STO Meruya
  1. Pengukuran Tahanan Isolasi

Langkah kerja :

  • Pada ujung jauh lepas shortannya dan dibiarkan terbuka
  • Alat ukur yang digunakan adalah insulation messer (megger)
  • Lakukan pengecekan kondisi insulation messer (megger)
  • Atur tegangan yang akan digunakan pada insulation messer (merger). Tegangannya terdiri dari 50 volt DC, 100 volt DC, 250 volt DC, 500 volt DC dan 1000 volt DC
  • Untuk kabel baru gunakan tegangan 500 volt DC dan kabel lama gunakan tegangan ≤ 250 volt DC
  • Koneksikan probe insulation messer (megger) ke ujung dekat (struk P-5/1600” MDF – RAE STO Meruya)
  • Lihat pemunculan nilai pada display insulation messer (megger)
  • Nilai tersebut merupakan nilai hasil ukur tahanan isolasi pada klem/saluran yang diukur
  • Catat nilai tersebut sebagai tahanan isolasi klem/saluran yang diukur tersebut
  • Lakukan pengukuran tahanan isolasi pada setiap klem P-5/1600” MDF – RAE STO Meruya
  1. Pengukuran Tahanan Screen

Langkah kerja :

  • Alat ukur yang digunakan adalah multi meter
  • Pada ujung jauh dibiarkan terbuka (tidak dishort)
  • Pada ujung jauh setiap urat P-5/1600” MDF – RAE STO Meruya dikoneksikan ke klem arde yang terhubung dengan aluminium foil pada RK secara bergantian
  • Koneksikan ujung salah satu probe multi meter ke saluran urat yang diukur dan ujung probe yang lain ke klem arde yang terhubung dengan aluminium foil pada MDF
  • Lihat pemunculan nilai pada display multi meter
  • Nilai tersebut merupakan nilai gabungan antara tahanan loop dan tahanan screen pada urat yang diukur (tahanan hasil ukur)
  • Catat nilai tersebut sebagai tahanan isolasi klem/saluran yang diukur tersebut
  • Tahanan screen adalah tahanan hasil ukur dikurangi setengah tahanan loop klem yang ditumpangi
 Rumus;            R. screen = R. hasil ukur – ½ R. loop
  • Tentukan tahanan screen untuk urat tersebut
  • Lakukan pengukuran tahanan screen pada setiap urat P-5/1600” MDF – RAE STO Meruya
  1. Tahap Akhir
  • Seluruh bahan dan peralatan yang digunakan dirapikan
  • Lingkungan disekitar MDF dan RK dibersihkan
  • Tutup pintu RK
  • Koordinasi
  • Fasilitas/peralatan yang dipinjam dari PT. TELKOM dikembalikan
  1. Pengukuran Uji Terima Akhir
  2. Pengukuran Kontinuitas

Langkah kerja :

  • Langkah kerjanya sama dengan langkah kerja pengukuran kontinuitas pada uji terima awal
  1. Pengukuran Tahanan Loop

Langkah kerja :

  • Langkah kerjanya sama dengan langkah kerja pengukuran tahanan loop pada uji terima awal
  1. Pengukuran Tahanan Isolasi

Langkah kerja :

  • Langkah kerjanya sama dengan langkah kerja pengukuran tahanan isolasi pada uji terima awal
  1. Pengukuran Tahanan Screen

Langkah kerja :

  • Langkah kerjanya sama dengan langkah kerja pengukuran tahanan screen pada uji terima awal
  1. Tahap Akhir

Langkah kerja :

  • Langkah kerjanya sama dengan langkah kerja tahap akhir pada uji terima awal
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: