RSS

Category Archives: Materi

Cara / Prosedur Daftar Haji Reguler

Dear All,

Akhirnya bisa share sesuatu yang kecil lagi. It fells an amazing.

Kali ini saya mau coba share prosedur pendaftaran Haji Reguler. Yah bagi yang mau daftar Haji Plus langsung saja ke travel Haji Plus saja yah. ūüėÄ ^_^.

 

A. Persiapan yang diperlukan :

1. Kesiapan lahir dan batin yang pasti.

2. Pastikan Anda sudah mengetahui mau ikut ONH Reguler atau ONH Plus. Untuk estimasi keberangkatan Haji Reguler dapat di cek di link berikut (waiting list) :

Di link di bawah ini Anda bisa mengecek estimasi keberangkatan saat Anda daftar sesuai dengan provinsi dan kabupaten/kotamadya.

http://haji.kemenag.go.id/v2/basisdata/waiting-list atau klik disini . Jika link corrupt , silahkan cari/explore sendiri di haji.kemenag.go.id.

3. Uang sebesar Rp 25.000.000,- + Rp 100.000,- (Untuk ONH Reguler).

 

B. Persiapan Dokumennya :

Persyaratan Dokumen Pendaftaran Haji Reguler

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1. Foto copy Buku tabungan Haji (2 lbr). Buka tabungan haji di BPS BPIH (Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) : Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah, Bank Muamalat, BNI Syariah dan lain-lain. Buka tabungan senilai Rp 25.000.000,- + Rp 100.000,- untuk tiap 1 orang nya. (Asli dibawa untuk mencocokkan nomor rekeningnya, kalau fotocopyan ditakutkan tulisannya tidak jelas).

2. Foto copy Surat Keterangan Sehat (Termasuk Gol. Darah, Tinggi dan Berat Badan ) 2 lembar . Surat Keterangan Sehat dapat diperoleh di Puskesmas. Nanti melakukan pengecekkan untuk ibadah haji. Dokternya mengerti dan ramah-ramah kuq.

3. Foto copy KTP (5 lbr)

4. Foto copy Kartu Keluarga ( 2 lbr)

5. Foto Copy Surat Nikah/AKta Lahir/Ijasah (2 lbr)

6. Pas foto berwarna ukuran 3×4 (10 lbr), 4×6 (3 lbr) dengan ketentuan fokus wajah 80% latar belakang putih dan pakaian kontras.

7. Map Diamond warna hijau ( 2 buah)

Semua dokumen asli harus dibawa saat pendaftaran. Untuk lebih memudahkannya mending semua dokumen asli dibawa ke Departemen Agama setempat. Biasanya di sekitar Depag/Kemenag setempat ada tempat fotocopy yang mengerti secara jumlah dan bentuk fotocopynya. Jadi kita gak perlu salah lagi saat foto copy. Semua dokumen asli harus dibawa untuk mencocokkan datanya agar tidak salah input saat di form SPPH nya. Terkadang ada fotokopian yang tidak jelas.

Note : Semua berkas dan dokumen di foto copy di kertas A4 ( Jangan dipotong/digunting/di bolak balik)

C. Pendaftaran ke Kantor Department Agama setempat di kota Anda.

Klik link berikut untuk daftar alamat dan nomor telepon Kadepag Seluruh Indonesia :

https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=0CB4QFjAA&url=http%3A%2F%2Fbimasislam.kemenag.go.id%2Fuploads%2Ffiles%2Fdaftaralamatkandepagseluruhindonesia.pdf&ei=BZz2VK6sIMOA8gX_4YKQAQ&usg=AFQjCNFVhEsUagrdVwa5c9mAkRk6kNDuPQ&sig2=fOoSOMnHyrAMKq8ROdm0SQ

atau Klik Disini¬†bimaislam.kemenag.go.id¬† Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on March 4, 2015 in Agama, Indonesia, Materi, News

 

Tags: , , , , ,

IMAGE FUSION FOR HIGH-RESOLUTION DATA IN MATLAB

Image fusion  merupakan sebuah proses yang mengendalikan dan memantau gambar pada daerah-daerah yang sama oleh banyak sensor, mencari informasi yang berguna dari setiap kanal, kemudian mensintesis informasi tersebut ke gambar baru yang akan diproses lebih dalam. Gambar yang terlebur tersebut diuntungkan untuk memperbaiki kemampuan analisis informasi dari suatu gambar, memperbaiki ketahanan informasi dari gambar yang telah dipisahkan dan secara efektif akan meningkatkan penggunaan data, dimana data tersebut merupakan landasan untuk riset yang lebih dalam lagi dari aplikasi pensensoran.

Pada dasarnya proses image fusion dapat dikerjakan di perangkat lunak VC++, namun penggunaan VC++ dirasa masih sulit dan masih belum baik untuk pemogramannya. Hal ini membutuhkan banyak waktu dan energy jika menggunakan VC++. Oleh karena itu, MATLAB dipilih karena sangat efisien untuk proses komputasi program. Banyak peneliti menggunakan MATLAB dan MATLAB mempunyai toolbox dengan fungsi yang luas untuk merealisasikan sebuah algoritma. Beberapa keuntungan MATLAB adalah memiliki komputasi yang baik dan cepat terlebih lagi dalam mengkomputasi sebuah matriks karena sebuah gambar jika dikonversi ke dalam sebuah data akan berbentuk sebuah matriks, selain itu, MATLAB juga telah menyediakan banyak fungsi dan toolbox dalam pengolahan gambar untuk gambar gray dan berwarna, bahakan dapat menampilkan gambar saat proses debug, sehingga proses debug program dapat dilakukan secara cepat, mudah dan efisien.

  1. Metode Image Fusion

Image Fusion adalah sebuah teknik untuk data kompleks dari pensensoran melalui pengolahan gambar atau citra. Tujuan dari teknik ini adalah untuk memperbaiki resolusi yang kosong dan mendefinisikan gambar, meningkatkan kepresisian dari pemtaan dan klasifikasi dari gambar, membangun kemampuan sebagai pemonitoran dan secara efektif membuat data dapat tersensor.

Berdasarkan perbedaan level fusion, metode peleburan gambar dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu :

  1. Pixel Level Fusion

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on March 27, 2014 in Materi, Pengolahan Citra

 

Low Pass Filter (LPF)

Prinsip kerja LPF (Low Pass Filter), yaitu untuk memotong atau membuang nilai arus yang tinggi. Berikut blok diagram LPF :


Gambar 3.4 Rangkaian Low Pass Filter Pada Filter RC

Pengaruh dari sebuah low pass filter dapat disimulasikan dengan mengasumsikan rangkaian filter RC pada domain waktu, kemudian menjadikannya ke bentuk diskrit.

Gambar 3.4 adalah contoh rangkaian filter pada rangkaian RC, dimana perdasarkan rangkaian tersebut dapat diturunkan pengaruh filter RC terhadap respon filter, yaitu sebagai berikut :

                            (3.5)

                                (3.6)

                                    (3.7)

adalah jumlah muatan yang tersimpan dalam kapasitor pada waktu t. Kemudian, persamaan 3.6 disubstitusikan ke persamaan 3.7 sehingga didapatkan persamaan arus sebagai berikut :

                                (3.8)

, sehingga didapatkan persamaan tegangan input dan output :

                            (3.9)

Persamaan 3.9 diubah ke dalam bentuk diskrit, yaitu dengan mengasumsikan bahwa nilai input dan output diambil pada selang waktu t, nilai input direpresentasikan dengan nilai xi (x1, x2, x3 dan seterusnya) dan nilai output direpresentasikan dengan nilai yi (y1, y2, y3 dan seterusnya).

                                (3.10)

                            (3.11)

                            (3.12)

                            (3.13)

                            (3.14)

                            (3.15)

                                (3.16)

                                (3.17)

                        (3.18)

Jika , maka :

                                (3.19)

, dimana adalah data hasil filter, adalah konstanta laju filter (), adalah data yang akan difilter dan adalah data hasil filter sebelumnya dengan inisialisasi awal sama dengan 0.

 
Leave a comment

Posted by on June 3, 2013 in Electronics, Materi

 

C-MEX Tutorial By Control Lab ‚Äď DTE FTUI

C-Mex merupakan pemrograman bahasa C yang terintegrasi dengan MATLAB. Dengan menggunakan C-Mex, kita dapat membuat blok diagram Simulink dengan algoritma yang kita inginkan. Kelebihan pemrograman dengan C-Mex dibandingkan dengan bahasa m-file adalah waktu pemrosesan yang lebih cepat.

  1. INSTALASI

Program yang dibutuhkan:

  • MATLAB
  • compiler bahasa C √† Microsoft visual C/C++ atau LCC
  • Simulink

Untuk menentukan compiler yang digunakan, pada command window lakukan langkah ‚Äď langkah berikut:

  • ketik mex ‚Äďsetup
  • pilih compiler
  • ketik yes
  1. PROSEDUR

Seperti bahasa C pada umumnya, terdapat beberapa void pada pemrograman dengan C-Mex. Void ‚Äď void dasar yang selalu ada:

  1. static void mdlInitializeSizes

    Void ini berfungsi untuk menginisialisasi karakteristik blok Simulink, seperti menentukan banyaknya variable global yang tersusun dalam suatu array xD, banyaknya input, banykanya output, banyaknya jumlah sample time dalam blok tersebut.

  2. static void mdlInitializeSampleTimes

    Void ini berfungsi untuk menentukan sample time dan offset time. Offset time adalah waktu awal yang digunakan untuk memulai simulasi.

  3. static void mdlInitializeConditions

    Void ini berfungsi untuk membuat semua nilai awal xD0 menjadi 0.

  4. static void mdlOutputs

    Void ini berfungsi untuk menentukan variable global (array xD) yang menjadi keluaran.

  5. static void mdlUpdate

Void ini berfungsi untuk menerapkan algoritma yang kita inginkan

  1. static void mdlTerminate

    Void ini berfungsi untuk mengakhiri pemrograman C-Mex ini. Isinya berupa void kosong.

 

Secara umum, bentuk pemrogramannya adalah sebagai berikut:

 

Read the rest of this entry »

 
 

Kualitas Daya

Kualitas daya merupakan salah satu aspek yang menjadi sangat ramai dibicarakan dewasa ini. Masalah kualitas daya semakin menjadi perhatian karena semakin banyaknya penggunaan power semiconductor di industri dan beban-beban yang digunakan merupakan beban-beban yang sangat sensitif terhadap variasi. Voltage sag, interupsi dalam waktu singkat, gangguan harmonik, dan ketidakseimbangan tegangan merupakan masalah-masalah utama yang sering dihadapi oleh industri.
 Ada beberapa faktor yang menyebabkan kualitas daya menjadi semakin menjadi perhatian dewasa ini, antara lain:
  • Konsumen listrik menjadi semakin sadar akan masalah kualitas daya seperti adanya fluktuasi ¬≠tegangan, interupsi dan¬†transient. Selain itu, banyak pemerintah di suatu negara yang telah merevisi kebijakannya untuk semakin mendorong peningkatan kualitas daya sesuai dengan batas dan standar yang ditetapkan.
  • Penekanan pada efisiensi sistem tenaga listrik secara keseluruhan telah mendorong pemakaianhigh-efficiency device,¬†adjustable-speed motor drive¬†dan kapasitor paralel untuk mengoreksi faktor daya dan mengurangi losses. Sebagai akibatnya, muncul peningkatan level harmonik pada sistem tenaga listrik yang mengancam operasi, kehandalan dan keamanan sistem.
  • Beban peralatan modern menggunakan pengendali berbasis mikroprosesor dan alat elektronika daya yang lebih sensitif terhadap perubahan kualitas daya. Read the rest of this entry »
 
 

Voltage sag : Definisi, Karakteristik dan Penyebabnya

Definisi Voltage Sag

Voltage sag atau yang sering juga disebut sebagai voltage dip merupakan suatu fenomena penurunan tegangan rms dari nilai nominalnya yang terjadi dalam waktu yang singkat, sekitar 10 ms sampai beberapa detik. IEC 61000-4-30 mendefinisikan voltage sag (dip) sebagai penurunan besar tegangan sementara pada titik di bawah nilaithreshold-nya. IEEE Standard 1159-1995 mendefinisikan voltage sag sebagai variasi tegangan rms dengan besar antara 10% sampai 90% dari tegangan nominal dan berlangsung selama 0,5 siklus sampai satu menit.

Gambar berikut menunjukkan gelombang tegangan saat terjadi voltage sag dengan besar 0,3 pu dan berlangsung selama 0,3 detik.

Gambar Contoh Bentuk Gelombang Saat Terjadi Voltage sag

Karakteristik Voltage sag

Karakteristik dari voltage sag dapat dilihat pada Gambar berikut untuk gelombang tegangan yang ideal (sinusoidal murni, tanpa harmonik)

Gambar  Karakteristik Voltage sag

Dari gambar, dapat terlihat bahwa ada tiga karakteristik utama¬†voltage sag, yaitu: Read the rest of this entry »

 
 

Tags: , , , , , , ,

KEGAGALAN PENGAMANAN DAN SEBAB-SEBABNYA

Pengaman tegangan lebih yang terbaik adalah arrester jika pengaman terpasang tapi alat yang diamankan juga mengalami kerusakan saat terkena sambaran petir baik langsung maupun tidak langsung disebabkan oleh kekurangan, antara lain :

  • Arrester.
    • Sambungan kawat arrester pada terminal arrester tidak baik ( tidak cukup kencang )
    • Sambungan kawat arrester pada kawat fasa jaringan tidak baik ( tidak cukup kencang )
    • Sambungan kawat arrester ke terminal tanah arrester tidak baik (tidak cukup kencang)
    • Sambungan kawat pentanahan arrester yang satu dengan kawat pentanahan arrester lain tidak baik ( tidak cukup kencang).
    • Sambungan kawat pentanahan arrester dengan kawat batang / batang pentanahan tidak baik ( tidak cukup kencang ).
    • Tahanan pentanahan arrester lebih besar dari 1 ohm.
    • Jarak arrester terlalu jauh dari trafo.
    • Jarak panjang arrester pada tiang yang satu dengan arrester pada tiang yang lain terlalu jauh.
    • Arrester tidak bekerja optimal, yaitu walaupun tidak ada petir menyambar langsung maupun tidak langsung, langsung arrester bekerja. Atau juka ada sambaran dan arrester bekerja tapi alat yang diamankan juga rusak, ini disebabkan oleh jarak celah arrester tidak sesuai atau arrester sudah rusak, karena itu perlu diganti dengan yang baik/baru. Jika arrester meledak karena terkena sambaran langsung atau tidak langsung baik pada JTM maupun pada arrester maka berarti arrester tidak dapat bekerja, tidak dapat merubah dirinya menjadi penghantar lagi jadi arrester harus diganti.
  • Bila turun (trafo, isolator, bushing) Rodgap/Sparkgap.
    • posisi dan jarak antara rod gap pada terminal sekunder trafo GI maupun pada terminal primer trafo distribusi perlu dikembangkan ke posisi dan jarak semula yang benar.
    • Rod gap perlu dibersihkan dari akumulasi kotoran/polusi bushing : tua, kotor, retak rambut dan lain-lain.

Isolator.

Read the rest of this entry »

 
 
 
%d bloggers like this: