RSS

Tag Archives: Merit (Buddhism)

Jaringan Lokal Akses Tembaga (Jaringan Telepon)

Oke. akhirnya punya jg waktu buat bikin bahasan tentang jarlokat. Jarlokat ini merupakan jaringan lokal akses tembaga. Jadi pada jaringan lokal ini kabel yang digunakan adalah kabel tembaga. Kenapa yang dipilih adalah kabel tembaga? Ada yang tahu? Kabel tembaga dipilih karena memiliki hambatan yang cukup kecil dan memiliki daya hantar dalam hal ini konduktor yang baik. Padahal banyak jenis logam lain yang lebih baik dari tembaga dan bahkan paling baik, yaitu emas. Kenapa jenis logam emas tidak dipilih? Coba deh bayangkan jika semua kabel yang digunakan pada jaringan kabel lokal adalah emas. Betapa besar dan mahalnya harga investasi untuk sebuah telekomunikasi. Bahkan dengan kabel tembaga saja masih sering terjadi pencurian kabel apalagi dengan kabel emas bisa-bisa pencurian tiap jam terjadi dan perusahaan penyedia jaringan akan merugi. Selain dari segi hambatan dan sifat penghantar, tembaga memiliki sifat kelenturan yang cukup baik, tidak terlalu gertas (mudah patah) dan tidak pula terlalu lentur. Itulah alasannya kenapa digunakan kabel tembaga.

Struktur Jaringan Kabel Lokal

Struktur jaringan kabel lokal dimulai dari Rangka Pembagi Utama (RPU) hingga pesawat telepon pelanggan. Berikut gambar jaringan kabel lokal :

Jaringan Kabel Lokal

Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , , , ,

FAMODYA (Part 6)

“Kenapa sih beibh?” Edhu bertanya halus untuk mengambil hati Adya.

Adya langsung bercerita tentang apa yang dia rasakan saat ini. Ia menceritakan dari awal sampai akhir dari masalah yang sedang dihadapinya.

“Kamu kok?” Edhu kaget mendengar cerita terakhir Adya yang menyebutkan kalo pokok permasalahannya adalah karena Adya dan Lefard ciuman.

“Lo dengerin gue dulu! Gue sama si leher kuya itu nggak sengaja. Gue nyerang dia sampe dia jatuh tapi pas dia jatuh gue juga kehilangan keseimbangan jadi gue ikut jatoh.” Adya mencoba membela diri.

Edhu menarik tangan Adya kasar dan membawanya keluar kelas. “Tapi kenapa bisa tepat kamu sama dia ciuman?” Tutur Edhu geram.

“Gue nggak ciuman Dhu, kita cuma tabrakan.”

“Biarpun kamu nggak sengaja tapi kamu juga ikut ngerasain kan? Kamu munafik deh, kamu nggak pernah mau kalo aku minta tapi sama orang lain yang jelas-jelas cowoknya temen kamu sendiri kamu mau.”

“Kok lo juga ikut nyalahin gue sih? Katanya lo mau bantu gue!” Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on August 21, 2011 in Cerita, Famodya

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

FAMODYA (Part 3)

“Ugght…, siapa sih tuh orang? Ngendarain motor nggak ada rambu-rambunya sama sekali, rese banget sih. Kalau aja tuh motor tau-tau berenti didepan gue, gue nggak segan-segan buat nonjok muka si pengendaranya sampai bonyok,” gerutu Adya karena bukan sepatunya saja yang kemasukan air tapi karena saking kencangnya orang itu mengendarai motor kubangan yang didepan Adya juga ikut diinjak akibatnya Adya kecipratan air kubangan bajunya kotor, basah kuyub dan bau. Adya makin geram dengan tingkah orang tersebut, semena-mena meninggalkan dirinya tanpa meminta maaf. Kok kayaknya gue kenal sama motor tadi ya. Adya coba mengingat-ingat bentuk motor yang barusan menciprati dirinya dengan air kubangan. Ah…, gue baru inget. Itu kan motor yang kemarin gue tabrak. Berarti dia anak TP dong. Adya makin penasaran. Kok dia sekejam itu ya sama gue, apa dia tau kalau gue yang jatuhin motornya kemarin. Batin Adya masih penasaran dengan pengendara motor racing yang lumayan keren dikalangan motor racing yang pernah Adya lihat. “Huh sialan gara-gara baju gue kotor gue nggak jadi main sama anak-anak playgroup, akhirnya gue pulang deh.” Adya kesal karena gagal untuk bermain dengan anak-anak playgroup. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on August 19, 2011 in Cerita, Famodya

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

 
%d bloggers like this: