RSS

Tag Archives: Oppas

SPEEDY PT TELKOM INDONESIA

2.2. Speedy

    Seiring dengan perkembangan zaman yang pesat, kebutuhan manusia menjadi tak terbatas, dimana terdapat tuntutan dalam pemenuhannya. Manusia tidak lagi hanya menginginkan layanan komunikasi voice saja, namun juga layanan berbasis data. Layanan berbasis data yang sedang dikembangkan adalah layanan TELKOM Speedy. Dengan adanya TELKOM Speedy, kebutuhan manusia yang semakin beragam pun dapat diatasi. Hingga saat ini PT. TELKOM sendiri sedang mengembangkan layanan IP-TV (Internet Protokol-Television), dimana pelanggan dapat menikmati layanan data, multimedia dan televisi secara langsung.

2.2.1. Pengertian Speedy

    Speedy adalah produk layanan internet access end to end dari PT. TELKOM dengan berbasis teknologi ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) yang dapat menyalurkan data dan suara secara simultan melalui satu saluran telepon biasa dengan kecepatan yang dijaminkan sesuai dengan paket layanan yang diluncurkan dari modem sampai BRAS (Broadband Remote Access Server), yaitu 512 Kbps. Sedangkan yang dimaksud dengan ADSL adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz. ADSL juga merupakan perangkat modem di jaringan akses tembaga yang mampu mentransmisikan data hingga 8 Mbps secara asimetris dan perangkat aktif yang dipasang pada jaringan lokal tembaga untuk mendukung implementasi layanan multimedia. Asimetris berarti adanya perbedaan antara kecepatan arah kirim (upstream) dengan kecepatan arah terima (downstream). Kecepatan data yang bisa dilayani oleh modem ADSL bervariasi. Untuk downstream mulai dari 2 Mbps s.d. 8 Mbps, sedangkan untuk upstream mulai dari 64 Kbps s.d. 1 Mbps. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem ADSL dengan modem konvensional (yang bekerja di bawah frekuensi 4 kHz). Keuntungan ADSL adalah memberikan kecepatan akses internet dengan kecepatan tinggi dan suara atau fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).

Keuntungan layanan Speedy

Untuk mendapatkan layanan High Speed (Hi-Speed) internet, maka pelanggan hanya perlu menghubungi ke PT. TELKOM, tidak perlu ke ISP lain. Saluran telepon dapat dipergunakan untuk pembicaraan telepon dan akses internet pada saat bersamaan. Koneksi ke internet lebih cepat dibanding menggunakan modem analog. Koneksi ke internet dapat dilakukan setiap saat (on).

Kerugian layanan Speedy

  • Biaya pasang dan abonemen mahal (sebelum 2008)
  • Registrasi berbelit-belit (sebelum 2008)

2.2.2. Konfigurasi Speedy

KONFIGURASI JARINGAN SPEEDY SEDERHANA

Jaringan Speedy merupakan jaringan yang terintegrasi pada jarlokat, sehingga Read the rest of this entry »

 
 

Tags: , , , , , , , , ,

FAMODYA END (Part 16)

“Bi, gimana kabar Adya?” Tanya Tyas yang datang untuk menengok Adya bersama Bagas dan Keira.

“Non Adya?” Tanya bi Nana bingung. “Non Adya bukannya masuk sekolah Non?”

Sekolah?” Tanya serentak dari Bagas, Keira dan Tyas kaget. “Nggak.”

“Tadi jam setengah tujuh udah berangkat dari rumah Non. Pake baju seragam juga, bawa mo…” belum selesai bi Nana bicara, Adya sudah tiba didepan rumahnya. “Itu Non Adya,” sambung bi Nana.

Keira bingung kenapa jam empat sore baru pulang sedangkan Adya hari ini tidak masuk sekolah. “Adya!” Sapanya. Namun Adya hanya diam dan melengos berjalan menuju kamarnya.

Tyas langsung mengejar Adya. “Adya yang sabar ya,” tuturnya sambil memelukknya dari belakang. “Lo nggak boleh kayak dulu lagi Ad. Gue nggak mau lagi liat lo begini.”

Adya tidak menjawab, dirinya hanya mencoba untuk melepaskan pelukannya Tyas.

“Adya. Bukan lo aja yang sedih, kita juga sedih Ad. Jadi gue mohon lo jangan kayak gini lagi.”

Adya pun tidak kuasa menahan airmatanya. “Biarin gue sendiri Yas!” Seru Adya dengan suara bergetar.

“Nggak mau.”

“Yas!”

“Nggak.” Tyas makin kencang memeluk Adya.

“Buat apa lo disini. Toh lo disini cuma gue omelin doang kan? Mending sekarang kalian semua pergi!” Adya melepaskan pelukan Tyas dan berlari cepat menuju kamarnya meninggalkan Tyas yang masih menangis tersedu-sedu.

“Gue nggak mau ngeliad Adya terus-terusan begini Ke. Minggu depan udah UAN,” tutur Tyas yang iba dengan keadaan Adya.

“Gue yakin Adya bisa kok ngadepin UAN.” Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on September 17, 2011 in Cerita, Famodya

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

FAMODYA (Part 13)

“Lho Non Adya mau kemana?” Tanya bi Nana yang kaget melihat Adya mengenakan pakainan abu-abu padahal keadaannya belum sehat betul.

“Iya Bi,” jawab Aya singkat sambil mengambil dua lapis roti tawar dimeja makan.

Bi Nana dengan cepat mendekati Adya. Dilihatnya wajah majikannya tersebut, sangat terjaga.

Adya mengernyitkan dahinya. “Kenapa Bi?” Tanya Adya bingung.

Bi Nana masih terjaga memandangi majikannya tersebut sambil melongo. “Emang Non Adya udah sembuh?”

“Ya liat aja sendiri!”

“Hah?”

 Respon bi Nana heran. “Non, bibi nggak salah liat kan?” Bi Nana berbalik Tanya kepada Adya dengan nada bingung.

“Kenapa sih Bi?”

Bi Nana meletakkan telapan tangannya di atas dahi Adya. “Muka Non Adya aja masih pucet dan badan Non Adya aja masih anget, kok ngotot mau berangkat kesekolah sih Non, nanti kalo sakitnya tambah parah gimana? Kalo sampe nggak sembuh dan akhirnya dirawat dirumahsakit ginama Non, terus…”

Belum sempat bi Nana melanjutkan omongannya, Adya dengan cepat memotongnya. “Aduh bi Nana nih lebay banget deh, Adya udah baikan kok. Ini cuma anget-anget doang, paling nanti siang udah stabil,” protesnya.

“Tap…”

“Ih…yaudah deh Bi, tenang aja sama Adya,” potong Adya untuk memastikan kepada bi Nana bahwa dirinya baik-baik saja. “Yaudah ya Bi, Adya berangkat sekolah dulu ya. Dah!” Pamit Adya setelah melahap habis satu lapis roti dan segelas susu coklat.

“Non hati-hati ya!” teriak bi Nana melihat majikan muda perempuannya berlari kecil menuju garasi mobil jeep hijau milik Abay.

Jeep Adya melaju kencang menuju sekolah Tira Palawa. Butuh waktu perjalanan 25 menit perjalanan dari rumah Adya sampai kesekolahannya dengan mengendarai mobil. Sesampainya disekolah, Adya langsung memarkirkan mobilnya dan berjalan cepat menuju kelasnya. Dengan jarak kurang dari 10 meter Adya melihat Keira, Lefard dan Tyas baru saja turun dari tangga dan menuju kantin. Adya dengan cepat berlari untuk mengejar mereka. “Kiera!!!” panggil Adya. Namun dengan keadaan Adya yang kurang sehat maka suara yang dikeluarkannya begitu pelan sehingga suara Adya pun tidak terdenga oleh Lefard, Keira dan Tyas. “Keira!!!” Adya memanggil sekali lagi berharap salah satu dari mereka mendengar panggilan keduanya, namun langkahnya tiba-tiba tertatih dan pandangannya mulai berkunang-kunang. Aduh kepala gue sakit banget ya, gumamnya. Tanpa sadar tubuhnya sudah jatuh tergeletak tepat didepan tangga. Anak-anak lain yang melihat Adya pingsan segara bergegas menolongnya. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on September 17, 2011 in Cerita, Famodya

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

POTS ( Plain Old Telephone Service )

2.1. POTS (Plain Old Telephone Service)

Seiring dengan berkembangnya zaman, kebutuhan manusia akan komunikasi semakin berkembang dengan pesat. Salah satunya dengan adanya layanan access data seperti internet dan mobile phone atau selular. Namun, hal tersebut tidak membuat layanan POTS (telepon) menjadi mati, karena layanan tersebut masih sangat efisien, tahan lama dan memiliki kualitas yang baik. Itu semua karena media transmisi yang digunakan memiliki kualitas yang baik juga, yaitu tembaga. Jaringan telepon biasa disebut dengan Jarlokat (Jaringan Local Access Tembaga).

2.1.1. Pengertian POTS (Plain Old Telephone Service)

POTS (Plain Old Telephone Service) merupakan salah satu layanan yang disediakan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk, yaitu layanan non data seperi telepon. Telepon merupakan media komunikasi yang sangat dibutuhkan pada masa sekarang ini. Telepon merupakan media komunikasi yang vital bagi manusia. Tanpa media komunikasi, manusia akan sulit untuk bersosialisasi dengan yang lain. Telepon merupakan komunikasi suara/voice yang menggunakan media transmisi kabel tembaga. Tembaga merupakan logam yang baik dalam pentransmisian data dan voice. Selain tembaga ada juga emas, tetapi mengapa emas tidak digunakan? Itu karena harga emas yang mahal, sehingga memerlukan dana yang sangat besar dan kemungkinan dicuri lebih besar dari pada tembaga. Untuk itu digunakan media transmisi yang hemat, efisien, baik dan berkualitas seperti tembaga.
Untuk Pasang Baru (PSB) telepon ditentukan berdasarkan pioritasnya terdapat empat kategori pelanggan, yaitu pelanggan Platinum dengan lama waktu PSB 6 jam, pelanggan Gold dengan lama waktu PSB 12 jam, pelanggan Silver dengan lama waktu PSB 24 jam dan pelanggan Standart dengan lama waktu PSB 48 jam. Namun, biasanya para petugas mempunyai target yang berbeda. Mereka mempunyai target lebih cepat dari pada yang telah ditentukan. Hal itu dikarenakan untuk meningkatkan performansi jaringan yang sudah ada tersebut.

2.1.2. Konfigurasi Jaringan Telepon

Konfigurasi Jaringan Telepon

Read the rest of this entry »

 

Tags: , , , , , , , , ,

FAMODYA (Part 8)

“Bi!” Seru Adya saat dirinya sampai rumah.

“Iya non!” sahut bi Nana sambil lari-lari dari dapur. “Eh Non Adya udah pulang.”

“Masak apa Bi?”

“Tumis kerang Non. Makanan kesukaan Non.”

“Masa sih? Duh jadi tambah laper nih. Oiya Abay udah pulang? Kak Fia mana, kok sepi sih?” Tanya  Adya sambil berjalan kemeja makan. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on August 21, 2011 in Cerita, Famodya

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,

 
%d bloggers like this: